Harga Kawat Bronjong WA 0881.1934194 | HiSteel

Spread the love

Harga kawat bronjong – HiSteel sebagai Toko sekaligus Distributor Kawat Bronjong melayani penjualan harga kawat bronjong per meter (2m x 1m x 0.5 m) biasanya penjualan dilakukan dalam harga kawat bronjong per lembar. Toko HiSteel ada di Jakarta, Bogor Kota, Cibubur, Depok, Tangerang Selatan, Bekasi, Karawang, Cirebon dan Surabaya. Untuk luar jawa kami melayani partai Grosir atau Proyek.

Harga Kawat Bronjong

Apa itu Kawat Bronjong (Gabion)

Kawat bronjong adalah anyaman kawat baja galvanis yang membentuk lubang segi enam dikenal juga dengan istilah heksagonal yang berfungsi sebagai pengikat tumpukan batu agar tidak bergeser dan menggerus tepian.

Secara umum pembuatan kawat bronjong dapat dibagi menjadi dua seperti kawat bronjong fabrikasi dan kawat bronjong manual. Kualitas kawat bronjong yang dihasilkan secara fabrikasi jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan kawat bronjong manual karena proses pembuatan melalui mesin standar sehingga bentuk kawat bronjong yang dihasilkan lebih seragam. Dari segi bahan, kawat bronjong dibagi menjadi kawat bronjong PVC dan kawat bronjong baja galvanis.

Bronjong adalah salah satu teknik konstruksi yang paling banyak digunakan. Membangun sebuah bangunan atau rumah apapun membutuhkan pondasi yang kuat yang harus dimiliki oleh setiap bangunan agar bangunan tersebut dapat kuat walaupun terjadi banjir atau tanah longsor. Ada banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Salah satunya adalah penggunaan bronjong.

Bronjong sangat populer di kalangan kontraktor konstruksi karena kekokohan dan kemampuannya menahan beban berat dan lebih murah daripada konstruksi beton.

Kekuatan bronjong itu sendiri terletak pada kekuatan tarik (tensile strength) lapisan galvanis yang mencegah kawat berkarat dan kekuatan lilitan ganda di lubang mesh heksagonal untuk mencegah anyaman mudah rontok. penguraian.

Keunggulan Kawat Bronjong

Gabion memiliki banyak keunggulan berbeda dibandingkan struktur penahan lainnya yang terbuat dari beton. Tanah pertama bersifat fleksibel sehingga dapat mengikuti pergerakan tanah di bawahnya tanpa merusak pondasi. Dua tumpukan batu di tanah ini memungkinkan air mengalir di antara mereka sehingga mengurangi pemadatan tanah dan mengurangi risiko tanah longsor.  Terutama untuk bangunan di sekitar lereng.

Kawat bronjong harganya jauh lebih murah daripada penahan beton. Kawat mudah dikenali seperti batu pengisi. Biaya yang lebih rendah ini juga dipengaruhi oleh teknik konstruksi dan biaya transportasi karena berat kawat jauh lebih ringan daripada beton.

Keunggulan lainnya adalah bentuknya yang sederhana dapat dibuat tanpa menggunakan mesin berteknologi tinggi hanya alat pertukangan sederhana seperti tang dan kerajinan. Bobot talinya juga sangat ringan sehingga mudah dibawa kemana saja dan di medan apapun.

Plus kawat yang mudah dibentuk membuatnya mudah diaplikasikan di mana saja dan dalam bentuk apa pun. Tidak masalah bentuk lurus atau bulat. Ukurannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Terakhir dan pertama-tama bronjong ramah lingkungan berkat batu alam yang digunakan sebagai bahan utama.

Kekurangan Kawat Bronjong

Kerugian dari bronjong adalah ketika kawat baja berlapis galvanis digunakan bronjong tidak cocok untuk digunakan di air dengan salinitas dan keasaman tinggi seperti laut.

Gabion sering tidak berfungsi dengan baik untuk menahan konstruksi dan ketika dibangun dalam ukuran kecil. Tanah longsor dan erosi sehingga mungkin perlu dibangun di area yang luas.

Fungsi Utama Kawat Bronjong

Umumnya kawat bronjong dirancang untuk menahan erosi tanah dan tanah longsor. Gabion sering dipasang di bangunan dekat tepi sungai dan di lembah yang rawan longsor. Ada dua jenis lubang kawat bronjong: persegi dan heksagonal. Untuk pemilihan jenis lubang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan.

Fungsi Aplikasi di Lapangan

Aplikasi konstruksi Gabion / Kawat Bronjong sangat sering digunakan sebagai struktur pelindung untuk jembatan, kereta api, saluran perkuatan tanggul dll.

1. Groynes / Groundsill

Ini adalah struktur kawat bronjong yang mencegah erosi di antara tepi sungai terutama tepian. Dengan memasang bronjong aliran air dapat diperlambat untuk menghanyutkan dinding tanggul sungai dan penumpukan lumpur di dasar sungai atau bantaran.

2. Lining atau Pelindung Tepi Sungai

Aliran air yang dapat mengikis tepian sungai dapat berbahaya bagi struktur sungai karena erosi juga terjadi di dasar sungai. Jika hal ini terjadi dapat mengakibatkan kegagalan konstruksi yang menyebabkan longsor di sepanjang bantaran sungai. Susunan batu pada kabel bronjong yang masih berlubang dapat menjadi sumber pertumbuhan rumput yang membuat struktur bronjong lebih kuat dan memiliki tampilan hijau yang bagus.

3. Retaining Wall

Jaring bronjong dapat digunakan sebagai dinding penahan untuk menahan beban aktif dan tekanan tanah di atasnya. Konstruksi bronjong yang padat dan rapat memberikan momen guling yang tinggi untuk menahan potensi longsor yang bisa saja terjadi dalam waktu yang tidak bisa ditentukan.

4. Pelindung Gorong – gorong

Kawat yang dipasang pada struktur Gorong – gorong dapat berfungsi sebagai pelindung Gorong – gorong dan juga sebagai dinding penahan untuk menahan tekanan beban di atasnya.

Cara Pemasangan Kawat Bronjong yang Benar

1. Menentukan Lokasi Yang Tepat

Dalam pekerjaan ini kontraktor memulai dengan melakukan survey lokasi, pengukuran area kerja, pembersihan penggalian, penimbunan dan pemadatan tanah.

2. Menguji Kepadatan Tanah

Uji pemadatan tanah penting untuk memastikan bahwa penempatan bronjong kuat dan stabil. Jika hasil pengujian menunjukkan kurangnya kepadatan staf lapangan harus mengelolanya dengan cara yang memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Apakah sudah berakhir? Benar-benar tidak! Proses peletakan geotekstil sebagai lapisan awal masih belum selesai. Kemudian bronjong akan ditempatkan di dalam geotekstil.

3. Pengesetan Bronjong di Lokasi

Setelah beres pengujian kepadatan tanah, selanjutnya bronjong akan ditempatkan di atasnya. Karena struktur bronjong biasanya panjang dan tinggi maka bronjong disusun berlapis-lapis dengan setiap lapisan bronjong dihubungkan satu sama lain. Harus diikat dengan kabel kawat dan ditambah dengan memasang angkur.

4. Tahap Pengisian Material Bronjong

Pengisian bronjong dimulai dengan rangkaian bronjong di bagian tepinya jika kualitas bahan tidak seragam maka bronjong yang lebih kecil dari diameter lubang kawat perlu disusun untuk mengisi massa bahan. Bagian tengah dan samping terbuat dari bahan yang memenuhi persyaratan dimensi. Itu tidak langsung mengisi dan kemudian pindah ke seri lain tetapi mengisi dengan seri bronjong hingga setengah tinggi bronjong dan kemudian mengisi sepenuhnya dari tepi.

Pengujian dilakukan oleh pelaksana lapangan bekerja sama dengan pengelola lapangan dan supervisor. Gabion yang diuji dapat disulam dengan penutup setelah pengelola dan pengelola lokasi memberikan kepadatan yang disarankan.

5. Penuputan Bronjong dan Penyulaman

Setelah tingkat kepadatan dirasa cukup, maka selanjutnya pelaksana lapangan atau pekerja konstruksi dapat melakukan penutupan dan pengikatan dengan cara penyulaman bronjong dengan kawat pengikat.

Demikian pembahasan mengenai kawat bronjong, untuk harga kawat bronjong baik partai ritel, grosir atau partai proyek, silahkan hubungi CS MHiSteel di 0881.1934.194.

Toko HiSteel tersebar dan melayani di Kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Cirebon dan Surabaya.

Melayani Partai Grosir atau Proyek untuk kota-kota besar seluruh wilayah Indonesia diantaranya 

No.ProvinsiKotaKawasan
1.AcehBanda AcehSumatra
2.AcehLangsaSumatra
3.AcehLhokseumaweSumatra
4.AcehSabangSumatra
5.AcehSubulussalamSumatra
6.BaliDenpasarBali dan Nusa Tenggara
7.Bangka BelitungPangkalpinangSumatra
8.BantenCilegonJawa
9.BantenSerangJawa
10.BantenTangerang SelatanJawa
11.BantenTangerangJawa
12.BengkuluBengkuluSumatra
13.Daerah Istimewa YogyakartaYogyakartaJawa
14.GorontaloGorontaloSulawesi
15.JakartaKota Administrasi Jakarta BaratJawa
16.JakartaKota Administrasi Jakarta PusatJawa
17.JakartaKota Administrasi Jakarta SelatanJawa
18.JakartaKota Administrasi Jakarta TimurJawa
19.JakartaKota Administrasi Jakarta UtaraJawa
20.JambiSungai PenuhSumatra
21.JambiJambiSumatra
22.Jawa BaratBandungJawa
23.Jawa BaratBekasiJawa
24.Jawa BaratBogorJawa
25.Jawa BaratCimahiJawa
26.Jawa BaratCirebonJawa
27.Jawa BaratDepokJawa
28.Jawa BaratSukabumiJawa
29.Jawa BaratTasikmalayaJawa
30.Jawa BaratBanjarJawa
31.Jawa TengahMagelangJawa
32.Jawa TengahPekalonganJawa
33.Jawa TengahSalatigaJawa
34.Jawa TengahSemarangJawa
35.Jawa TengahSurakartaJawa
36.Jawa TengahTegalJawa
37.Jawa TimurBatuJawa
38.Jawa TimurBlitarJawa
39.Jawa TimurKediriJawa
40.Jawa TimurMadiunJawa
41.Jawa TimurMalangJawa
42.Jawa TimurMojokertoJawa
43.Jawa TimurPasuruanJawa
44.Jawa TimurProbolinggoJawa
45.Jawa TimurSurabayaJawa
46.Kalimantan BaratPontianakKalimantan
47.Kalimantan BaratSingkawangKalimantan
48.Kalimantan SelatanBanjarbaruKalimantan
49.Kalimantan SelatanBanjarmasinKalimantan
50.Kalimantan TengahPalangka RayaKalimantan
51.Kalimantan TimurBalikpapanKalimantan
52.Kalimantan TimurBontangKalimantan
53.Kalimantan TimurSamarindaKalimantan
54.Kalimantan UtaraTarakanKalimantan
55.Kepulauan RiauBatamSumatra
56.Kepulauan RiauTanjungpinangSumatra
57.LampungBandar LampungSumatra
58.LampungMetroSumatra
59.Maluku UtaraTernateMaluku dan Papua
60.Maluku UtaraTidore KepulauanMaluku dan Papua
61.MalukuAmbonMaluku dan Papua
62.MalukuTualMaluku dan Papua
63.Nusa Tenggara BaratBimaBali dan Nusa Tenggara
64.Nusa Tenggara BaratMataramBali dan Nusa Tenggara
65.Nusa Tenggara TimurKupangBali dan Nusa Tenggara
66.Papua BaratSorongMaluku dan Papua
67.PapuaJayapuraMaluku dan Papua
68.RiauDumaiSumatra
69.RiauPekanbaruSumatra
70.Sulawesi SelatanMakassarSulawesi
71.Sulawesi SelatanPalopoSulawesi
72.Sulawesi SelatanParepareSulawesi
73.Sulawesi TengahPaluSulawesi
74.Sulawesi TenggaraBaubauSulawesi
75.Sulawesi TenggaraKendariSulawesi
76.Sulawesi UtaraBitungSulawesi
77.Sulawesi UtaraKotamobaguSulawesi
78.Sulawesi UtaraManadoSulawesi
79.Sulawesi UtaraTomohonSulawesi
80.Sumatra BaratBukittinggiSumatra
81.Sumatra BaratPadangSumatra
82.Sumatra BaratPadang PanjangSumatra
83.Sumatra BaratPariamanSumatra
84.Sumatra BaratPayakumbuhSumatra
85.Sumatra BaratSawahluntoSumatra
86.Sumatra BaratSolokSumatra
87.Sumatra SelatanLubuklinggauSumatra
88.Sumatra SelatanPagar AlamSumatra
89.Sumatra SelatanPalembangSumatra
90.Sumatra SelatanPrabumulihSumatra
91.Sumatra UtaraBinjaiSumatra
92.Sumatra UtaraGunungsitoliSumatra
93.Sumatra UtaraMedanSumatra
94.Sumatra UtaraPadangsidimpuanSumatra
95.Sumatra UtaraPematangsiantarSumatra
96.Sumatra UtaraSibolgaSumatra
97.Sumatra UtaraTanjungbalaiSumatra
98.Sumatra UtaraTebing TinggiSumatra